Berita Terbaru Jalur GAZA - 8 | Freedom Fotilla

Berita Terbaru Jalur GAZAMemang tidak ada habisnya kejahatan yang terjadi di Jalur Gaza, dari gempuran yang menghancurkan di tahun 2008 dan kejadian-kejadian lainya hingga sekarang masih ada saja kejadian yang memilukan, yaitu serangan yang tidak bertanggung jawab terhadap aksi kemanusiaan untuk Jalur Gaza. Serangan Israel yang terbaru yaitu aksi penyerangan di wilayah perairan Internasional dekat Jalur Gaza terhadap Kapal Pembawa Bantuan yang tergabung dalam Freedom Fotilla, yang mengakibatkan 19 Relawan meninggal dunia. Aksi protes terhadap serangan tersebut datang dari berbagai kalangan dan semoga dengan protes tersebut Israel sadar akan perbuatannya.

Freedom Flotilla merupakan rombongan relawan kemanusiaan yang membawa bantuan untuk rakyat Jalur Gaza, yang diikuti oleh 500 aktivis dari 30 negara. Di bawah ini merupakan sajian beberapa situs informasi yang bisa Anda simak untuk mendapatkan informasi lebih lengkap.


Foto Serangan Israel terhadap Freedom Flotilla
foto serangan israel freedom flotillaFoto ini memperlihatkan video yang dirilis kelompok lembaga swadaya masyarakat asal Turki, IHH, yang menunjukkan aksi tentara Israel di atas sebuah kapal misi bantuan untuk Gaza di perairan internasional lepas pantai Gaza, Senin.

foto serangan israel freedom flotillaFoto ini menunjukkan sebuah tim bertopeng dari militer Israel yang kembali ke kapal mereka setelah serangan itu.



foto serangan israel freedom flotillaGambar ini merupakan sebuah peta yang menunjukkan posisi kapal misi bantuan untuk Gaza yang ditangkap militer Israel. Rute yang diikuti oleh armada bantuan ditandai pada peta dengan garis hijau. Rute itu berubah ketika serangan mematikan tersebut terjadi.


Informasi Selengkapnya Klik Disini
Sumber : http://internasional.kompas.com [Selasa, 01 Juni 2010]



Israel Serang Kapal Pembawa Bantuan
Israel menuai protes dan kecaman dari seluruh dunia. Hal itu terjadi setelah marinir dan pasukan komando TNI-AL negara tersebut menyerbu dan menyerang armada enam kapal yang membawa bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina di Jalur Gaza kemarin pagi (31/5). Serangan atas rombongan kapal yang tergabung dalam Freedom Fotilla itu terjadi di wilayah perairan internasional dekat Jalur Gaza sebelum subuh. Dalam serangan tersebut, sedikitnya 19 penumpang kapal bantuan tewas dan 36 lainnya luka-luka.

Serangan Israel tersebut menuai reaksi dari seluruh dunia diantaranya dari :
  • Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyebut serangan itu sebagai ''pembunuhan masal atau pembantaian''. Abbas juga mengumumkan masa berkabung tiga hari. Bersama otoritas Palestina, dia menyerukan Dewan Keamanan (DK) PBB untuk mengadakan pertemuan darurat. Seruan pertemuan darurat DK PBB juga dilontarkan PM Lebanon Saad Hariri.
  • Komunitas Arab menyerukan balasan terhadap serangan Israel. Mereka juga menyuarakan protes dan unjuk rasa di semua negara. Para pemimpin muslim mengutuk serangan itu sebagai ''kejahatan'' dan ''tidak manusiawi''. Bahkan, sejumlah negara yang dekat dan menjadi sekutu Israel juga bereaksi dengan membekukan hubungan militer. Mereka juga memanggil duta besar Israel di negara mereka untuk menyampaikan nota protes diplomatik. Reaksi itu tidak berlebihan karena para penumpang kapal bantuan berasal dari banyak negara.
  • Sekjen PBB Ban Ki-moon menyatakan shock atas serangan Israel atas konvoi kapal yang mengangkut bantuan serta para aktivis pro-Palestina, jurnalis, dan anggota parlemen di perairan internasional tersebut. ''Perlu investigasi menyeluruh untuk menyelidiki bagaimana tragedi berdarah tersebut bisa terjadi,'' katanya. Dia juga mendesak Israel menjelaskan soal serangan tersebut. Utusan dan pakar hak asasi manusia PBB malah meminta masyarakat dunia mengadili para pembuat kebijakan Israel.
  • Richard Falk, utusan khusus PBB untuk wilayah pendudukan Palestina, menyerukan seluruh dunia memboikot dan memberikan sanksi pada Israel. ''Masyarakat internasional perlu membawa (para pemimpin Israel) ke pengadilan karena bertanggung jawab terhadap pembunuhan para aktivis perdamaian yang tidak bersenjata,'' katanya dalam pernyataan kemarin. ''Israel bersalah karena perilakunya yang sangat mengejutkan dengan menggunakan senjata mematikan atas warga sipil tidak bersenjata di kapal di laut bebas. Di sana, yang berlaku kemerdekaan navigasi dan pelayaran,'' tambahnya.
  • Takhta Suci Vatikan juga menyuarakan ''duka mendalam dan keprihatinan'' atas jatuhnya korban jiwa. Negara-negara Eropa memanggil duta besar Israel di wilayah mereka untuk menjelaskan insiden tersebut.
  • Pemerintah Turki juga menarik duta besarnya di Tel Aviv, Israel. Mereka mengingatkan pula bahwa serangan itu akan membawa konsekuensi terhadap hubungan bilateral. Deputi PM Bulent Arinc juga menyatakan tiga rencana latihan militer bersama dengan Israel ditangguhkan. Di Ankara, rakyat Turki meluapkan kemarahan mereka. Ribuan orang berdemonstrasi untuk protes serangan Israel. Polisi mencegah massa yang marah agar tidak merusak saat berunjuk rasa di luar misi Israel di kota tersebut.
  • Yunani juga menarik diri dari latihan militer bersama dengan Israel. Negeri itu juga membatalkan kunjungan panglima angkatan udaranya (AU) ke Israel.
  • Reaksi keras lainnya datang dari Iran. Presiden Mahmoud Ahmadinejad mengutuk serangan Israel sebagai ''kejahatan rezim Zionis''. Hamas, kelompok garis keras Palestina yang kini berkuasa di Gaza, mendesak dunia Islam untuk bangkit dan melawan Israel. Mesir mengecam tindakan Israel sebagai ''aksi pembantaian''. Sementara itu, parlemen Kuwait menyebut serangan Israel sebagai ''kejahatan''.Di Eropa, kecaman terhadap Israel relatif lebih lunak. Uni Eropa menuntut agar Israel melakukan ''penyelidikan menyeluruh''. Beberapa negara Uni Eropa mendesak pertemuan darurat untuk membahas insiden tersebut. Spanyol (presiden Uni Eropa saat ini), Prancis, Swedia, Norwegia, Denmark, Austria, dan Yunani telah memanggil duta besar Israel untuk meminta penjelasan terhadap penyerangan tentaranya.
Informasi Selengkapnya Klik Disini
Sumber : JawaPos.com (AFP/AP/Rtr/c6/dwi) [Selasa, 01 Juni 2010]
Picture by Google Search


4 Catatan Komentar :

BeDa mengatakan...

Israel memang musuh abadi kemanusiaan. Hanya ada satu sikap untuk penjahat semacam itu: lawan!

Salam ukhuwah

Nur mengatakan...

israel bangsa yang tidak ber prikemanusiaan...

mencegah ejakulasi dini mengatakan...

Info menarik dan boleh sekali dicoba, Makasih buat infonya dan sukses selalu.

Anonim mengatakan...

israel adalah negara penjajah dan tidak punya kemanusiaan, harus di lawan dengan kekuatan, merasa negara terkuat di dunia yang tidak mau menerima masukan yang positif

Poskan Komentar



Digital Baca sangat berterima kasih atas semua komentar yang Anda tuliskan, jadi tulislah komentar yang bersifat membangun dan sesuai apa yang dibahas.

Komentar tidak akan diapprove jika tidak sopan, tidak sesuai dengan bahasan, mencantumkan link tautan, dan semua bentuk SPAMING.

Sorry... SPAM Comments will be Deleted

Digital Baca | Berbagi Informasi Sepenuh Hati ©Template Blogger Green by Dicas Blogger.

TOPO